Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Kabupaten Bintan

Posted By Administrator | 07 August 2019 | 103

Para Peserta saat mengikuti Pelatihan tata kelola Destinasi Wisata Kabupaten Bintan di Lohas Wellnes Village Kecamatan Toapaya 6/8/19

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan menggelar Pelatihan tata kelola Destinasi Wisata Kabupaten Bintan. Kegiatan tersebut di lakukan di Lohas Wellnes Village Kecamatan Toapaya selasa 6 Agustus 2019. 

The Word Travel & Tourism Councli (WTTC) menyebutkan pertumbuhan Pariwisata Indonesia beberapa tahun terakhir mencapai 25,69% angka tersebut membuat banyak Investor dari dalam maupun luar negeri tertarik untuk berinvestasi di indonesia, dan menempatkan posisis indonesia pada posisi pertumbuhan tercepat ke-9 di dunia, ke-3 di Asia dan ke-1 di Asia Tenggara.

Hingga Kuartal I tahun 2018 lalu, investasi di bidang Pariwisata Indonesia mencapai angka 21,67% atau setara US$ 433,5 juta dari target sebesar US$ 200 juta. Penanaman modal Asing (PMA) di dominasi singapura, Tiongkok dan korea selatan dengan jenis usaha di bidang hotel berbintang. Akomodasi jangka pendek dan restoran. Investasi tersebut terkonsentrasi di Bali, Jakarta dan Kepulauan Riau.

Sambutan kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Bintan sekaligus membuka Pelatihan tersebut Wan Rudi menyampaikan pelatihan tata kelola Destinasi Pariwisata tersebut merupakan upaya Pemerintah dalam memberikan bekal dan pengetahuan kepada para pengelola destinasi Wisata yang sepenuhnya di kelola masyarakat, penggiat pariwisata, blegger, Traveler maupun insan yang menaruh minat terhadap dunia kepariwisataan khususnya di Bintan. 

Pelatihan tersebut wujud dan tanggungjawab pemerintah pada perkembangan kepariwisataan di Bintan. Pemerintah tidak hanya mengambil manfaat saja dari pesatnya perkembangan di Bintan dengan memperoleh pajak hotel dan restoran, akan tetapi sebagai perolehan tersebut di kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk meningkatkan sumberdaya manusianya yang kompetitif. diharapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik dan serius hingga nantinya pengetahuan yang diperoleh berkonstribusi positif terhadap perkembangan kepariwisataan di Daerah Bintan khususnya.

Disampaikan pula Kabupaten Bintan memiliki destinasi pariwisata Terpadu Lagoi yang di kelola oleh Bintan Resort Cakrawala (PT. BRC) yang saat ini banyak di tempati hotel ternama. Kawasan wisata Lagoi tersebut sudah menjadi icon pariwisata pantai, begitu banyak wisatawan mancanegara dan nusantara yang memilih kawasan wisata tersebut untuk menghabiskan liburanya bersama teman-teman dan keluarga bahkan kawasan wisata Terpadu Lagoi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar, lebih dari 50% beberapa terakhir tahun 2019.

Salah satunya dampak positif dengan tumbuh dan berkembangnya destinasi wisata yang di kelola masyarakat seperti gurun pasir,telaga biru, Desa wisata Ekang anculai, Poyotomo, mangrove pengudang, berakit, kuala Sempang dan lainya-lainnya yang ada di Bintan.

Semuanya berdampak dari perkembangan pariwisata di negara Indonesia yang tahun lalu di kunjungi 17 juta wisatawan mancanegara, dan tahun 2019 akan menargetkan 18,5 juta wisman dan tahun 2019 Provinsi kepulauan riau diberikan target oleh kementerian RI mendatangkan sebanyak sebanyak 2,5 juta wisman dan Bintan mendapat jatah 700 wisman, dan target tersebut dianggap cukup realistis mengingat tingginya angka kunjungan wisatawan mancanegara yang tahun sebelumnya yang telah melebihi target 560 ribu wisman dari target yang di tetapkan sebanyak 500 ribu, apalagi saat ini Bintan di kunjungi wisman asal negara Tiongkok yang angkanya mencapai 500 orang perharinya. Dan saat ini Bintan juga rutin di kunjungi kapal pesiar asing menurunkan penumpangnya setiap minggu antara 200 hingga 300 orang berlabuh jangkar di kawasan Bintan.

Kegiatan Pelatihan tata Kelola Destinasi Wisata Kabupaten Bintan tersebut di laksakan selama 3 hari dari 6-8 juli 2019.

Adapun Peserta Pelatihan tata kelola Destinasi Wisata 57 Peserta dari berbagai unsur yaitu HPI Bintan, GENPI Bintan, IPI Bintan, POKDARWIS serta Perangkat Desa Blogger/ Travel Tata usaha yang ada di Bintan.(MS)

Share to :

Facebook Twitter Google Plus

Comments

Fitur komentar dinonaktifkan untuk posting ini