Rakornas Kominfo Bali, Aupa Samake Jabat Korwil Diskominfo Kab/Kota provinsi Kepri

Posted By Administrator | 06 September 2019 | 25

Kepala Diskominfo Bintan Aupa Samake berjabat tangan dengan Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Bambang Dwi Anggono saat menghadiri Forum e-Government se- Indonesia di Aston Denpasar Hotel and Convention Center Bali 5 Septemeber 2019

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan Aupa Samake, S. Kom menghadiri Forum e-Government se- Indonesia di Aston Denpasar Hotel and Convention Center Bali, Kamis s.d Jumat (5-6 sept 2019)

Menurut Kadis Kominfo Kabupaten Bintan Aupa Samake, dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat sekali buat  dinas komunikasi dan informatika yang ada di daerah, baik itu diskominfo propinsi maupun kab / kota, dalam ajang merajut silaturahmi dan saling tukar informasi dan program dalam rangka peningkatan kemajuan program - program kerja diskominfo kedepannya.

Kegiatan forum e government ini berlangsung selama dua hari,  yang di mulai dari tanggal 5 s.d 6 September 2019 yang dihadiri perwakilan dari kepala Dinas Kominfo se-Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mensinergikan penyelenggaraan e-Government di tahun 2020 sampai 2024, demi terwujudnya komitmen bersama dalam mewujudkan sinergitas pengembangan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik secara nasional.

Di dalam kegiatan tersebut juga, dilaksanakan kegiatan munas pembentukan pengurus forum kepala dinas komunikasi dan informatika se Indonesia tahun 2019 -2021. Forum ini di bentuk dalam rangka untuk mensinergikan kegiatan antara diskominfo yang ada di daerah dengan program - program kegiatan yang ada di pemerintah pusat. 

Dalam susunan kepengurusan kadis Kominfo se indonesia 2019 - 2021, Aupa Samake diberikan amanah untuk mengemban sebagai koordinator Wilayah diskominfo kab/ kota  wilayah propinsi kepri. Aupa juga berharap,  agar semua pimpinan Kominfo yang ada di Indonesia dapat berkolaborasi dan menyamakan persepsi sehingga dapat membawa perubahan dalam pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) kedepannya.

Yang menjadi titik kritis/ faktor penentu keberhasilan implementasi SPBE adalah harmonisasi regulasi teknis di daerah, peningkatan kapasitas aparatur pengampu SPBE secara berkala dan terencana, serta ketersediaan infrastruktur TIK (khususnya dalam aspek konektivitas dan penggunaan aplikasi yang relevan dalam implementasi SPBE). Kedua hal ini agar menjadi perhatian daerah-daerah, mengingat implementasi SPBE akan memiliki dampak pada kualitas layanan publik berbasis digital, penguatan kinerja administrasi pemerintahan serta mendukung secara signifikan dimensi pencegahan korupsi.

Share to :

Facebook Twitter Google Plus

Comments

Fitur komentar dinonaktifkan untuk posting ini